<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PPGT JEMAAT BANDUNG &#187; PELAYANAN</title>
	<atom:link href="http://ppgt.net/category/pelayanan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ppgt.net</link>
	<description>The Youth Fellowship of  Toraja Church (KLASIS PULAU JAWA)</description>
	<lastBuildDate>Mon, 07 Nov 2011 12:03:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>RENUNGAN 2</title>
		<link>http://ppgt.net/2009/11/renungan-2/</link>
		<comments>http://ppgt.net/2009/11/renungan-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 06:19:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[PELAYANAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ppgt.net/?p=392</guid>
		<description><![CDATA[Tema   :           Asal Dosa
Ayat    :           Kejadian 2 : 16
Pertanyaan kita, dari mana datangnya dosa ?  Iman Kristen sesuai kesaksian Alkitab menyebutkan bahwa sumber dosa berasal dari keinginan untuk melawan Allah.  Manusia dengan sadar menolak  untuk taat dan memutuskan hubungan dengan Allah.  Bukan dari iblis yang seharusnya diperangi dan bukan dijadikan ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tema   :           Asal Dosa</strong></p>
<p><strong>Ayat    :           Kejadian 2 : 16</strong></p>
<p><strong>Pertanyaan kita, dari mana datangnya dosa ?  Iman Kristen sesuai kesaksian Alkitab menyebutkan bahwa sumber dosa berasal dari keinginan untuk melawan Allah.  Manusia dengan sadar menolak  untuk taat dan memutuskan hubungan dengan Allah.  Bukan dari iblis yang seharusnya diperangi dan bukan dijadikan kawan (ingat kisah Ayub dimana Allah mengijinkan iblis untuk mencobai manusia).  Allahpun bukan sumber dosa, karena ia adalah musuh dosa.  Jadi, sumber  dosa  terletak pada penolakan manusian untuk menjadi mitra Allah.  Ia melepaskan panggilannya untuk mengemban tanggung-jawabnya dan ini berarti melawan Allah.</strong></p>
<p style="text-align: right;"><strong>Renungan mingguan. by: Alfian (pelayanan)<br />
</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ppgt.net/2009/11/renungan-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>GEREJA TERHADAP DUNIA</title>
		<link>http://ppgt.net/2009/11/gereja-terhadap-dunia/</link>
		<comments>http://ppgt.net/2009/11/gereja-terhadap-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 02:35:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[PELAYANAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ppgt.net/?p=386</guid>
		<description><![CDATA[Tema   :           Gereja Terhadap Dunia
Ayat    :           Matius 5 : 13-16
Salah satu tugas Gereja yang tidak kalah pentingnya , yakni bersaksi (Marturia). Tujuan dari tugas bersaksi Gereja adalah menyatakan kesaksian di tengah-tengah dunia ini.  Bersaksi merupakan perintah final Tuhan Yesus kepada murid-Nya sebelum  Ia terangkat ke Surga.  Melalui bersaksi , peran ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><strong>Tema   :           Gereja Terhadap Dunia</strong></p>
<p style="text-align: left;"><strong>Ayat    :           Matius 5 : 13-16</strong></p>
<p style="text-align: left;">Salah satu tugas Gereja yang tidak kalah pentingnya , yakni bersaksi (Marturia). Tujuan dari tugas bersaksi Gereja adalah menyatakan kesaksian di tengah-tengah dunia ini.  Bersaksi merupakan perintah final Tuhan Yesus kepada murid-Nya sebelum  Ia terangkat ke Surga.  Melalui bersaksi , peran Gereja akan nyata bagi dunia melalui tindakan mengasihi dan menyatakan belas kasihan.  Dasar kesaksian orang percaya adalah pelayanan-Nya di tengah-tengah dunia ini, yang sangat memperhatikan permasalahan yang membutuhkan pertolongan.  Ia mengajarkan hal itu melalui perumpamaan “<em>Orang Samaria yang baik hati”</em> (Lukas 10 : 25-37), Ia mengajarkan untuk menolong sesama dalam</p>
<p style="text-align: left;">Matius  25 :31-46. Sebagian orang sering menyamakan tugas bersaksi ini dengan pengkristenan.  Akibat anggapan yang keliru ini Gereja harus membayar mahal dengan sering terjadinya keteganan hubungan antara Umat Kristen sendiri dan juga dengan penganut agama lain.  Bersaksi tidak sama dengan pengkristenan.  Tindakan pengkristenan menempatkan orang lain sebagai objek pribadi yang kedudukannya lebih rendah dan yang seringkali dianggap kurang baik.  Sedangkan dalam kesaksian, kita memberitakan injil dengan segala kerendahan hati.  Kita mengakui bahwa mereka adalah sesama yang sama harkat dan derajatnya dengan kita.  Dalam kesaksian itu kita menghargai pola pikir dan budaya serta nilai-nilai ideologi  yang dianutnya.</p>
<p style="text-align: right;">BY: Alfian Anugrah</p>
<p style="text-align: right;"><a href="http://ppgt.net/wp-content/uploads/2009/11/Bidang-pelayanan.doc">Bidang pelayanan</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ppgt.net/2009/11/gereja-terhadap-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

